Kamis, 14 Februari 2013

Perbedaan Gagasan Utama, Kalimat utama dan Kesimpulan


Perbedaan Gagasan Utama, Kalimat Utama, dan Kesimpulan

Tahukan anda, perbedaan antara gagasan utama (ide pokok), kalimat utama, dan kesimpulan? 

Sebelum bisa membedakan antara ketiganya, saya akan mengingatkan lagi pengertian dari gagasan utama, kalimat utama, dan kesimpulan sebagai berikut.
Gagasan Utama/ide pokok
Pokok masalah yang mendasari cerita yang bersifat abstrak/implisit atau kata–kata kunci yang terdapat dalam kalimat utama. Cara untuk mengetahui ide pokok yakni dengan cara: Bacalah sebuah wacana kemudian tutuplah wacana tersebut. Cobalah jawab pertanyaan ini "Paragraf tersebut membahas mengenai apa?"
Nah, jawaban itulah yang dinamakan ide pokok.

Kalimat Utama
Realisasi dari ide pokok yang berupa pernyataan atau kalimat yang terletak di awal dan di akhir paragraph. Kalimat Utama merupakan kalimat inti yang digunakan sebagai acuan pengembangan menjadi sebuah paragraf. 
Kesimpulan
Suatu pernyataan yang dibuat berdasarkan ide pokok dan kata kunci dari kalimat penjelas dengan kalimat sendiri.


Untuk lebih jelasnya, langsung saya akan berikan contohnya.

Contoh 1 Paragraf Deduksi
Bacaan yang baik untuk anak berisi contoh yang baik-baik pula. Cara yang dapat dilakukan dengan menampilkan tokoh kartun, boneka, badut yang lucu, tetapi mengandung unsure pendidikan. Tokoh binatang yang cerdik pun dapat pula mewakili pesan moral. Misalnya, kancil menipu buaya atau sejenisnya. Tokoh orang bertubuh raksasa, tetapi sangat baik terhadap sesama. 

Gagasan Utamanya : Bacaan yang baik untuk anak 
Kalimat Utamanya  : Bacaan yang baik untuk anak berisi contoh yang baik-baik pula. 
Kesimpulannya     : Bacaan yang baik untuk anak sebaiknya menceritakan tokoh kartun yang mengandung unsur pendidikan dan pesan moral

Contoh 2 Paragraf Induksi
Sudah ada ide tetapi sukar untuk dituangkan. Selalu dihadapkan dengan persoalan apa yang hendak ditulis? Seberapa panjang tulisan yang akan ditulis. Keringnya pengetahuan terhadap topik yang hendak dikembangkan. Demikianlah pengalaman seseorang pada awal belajar menulis.

Gagasan Utamanya : Pengalaman belajar menulis
Kalimat Utamanya  : Demikianlah pengalaman seseorang pada awal belajar menulis.
Kesimpulannya     : Pengalaman awal belajar menulis yaitu ketidaktahuan mengenai topik yang akan ditulis atau bingung dalam memilih topik.


Perhatikan teks wacana berikut!!!
Kebiasaan mencontek justru akan memadamkan semangat belajar. Para pencontek biasa berpikir untuk menyiapkan bahan-bahan untuk membuat contekan, nilai yang diperoleh pun kadang lebih bagus dari siswa yang jujur. Nilai boleh saja bagus, namun sebenarnya ia tidak tahu apa-apa dan tidak ada apa-apanya. Ilmu pengetahuannya tidak pernah bertambah karena rajin mencontek. Lalu apa bedanya dengan mereka yang tidak pernah sekolah?

Dari kutipan paragraf tersebut, kita dapat tentukan ide pokok, simpulan, rangkuman, saran, kritikan, maupun sanggahannya, yakni sebagai berikut.
Ide Pokok    : Kebiasaan mencontek memadamkan semangat belajar
Simpulan      : Kebiasaan mencontek dapat merugikan jati diri pelajar
Rangkuman : Kebiasaan mencontek dapat memadamkan semangat belajar karena hanya sibuk membuat contekan, tidak memiliki pengetahuan, dan tidak ada bedanya dengan mereka yang tidak sekolah.
Saran           : Para siswa harus menghindari perilaku mencontek
Kritikan       : Tidak sepantasnya seorang pelajar mencontek

Lebih lanjut, secara garis besar ada dua cara untuk menentukan ide pokok, yaitu sesuai dengan jenis paragrafnya.
1. Paragraf yang memiliki kalimat utama
Cara menentukan ide pokok pada paragraf yang memiliki kalimat utama sangatlah mudah, yaitu dengan mengambil isi kalimat utama itu sendiri.
Contoh
Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat melimpah. Kekayaan alam tersebut terdiri dari kekayaan alam yang bersumber dari darat, laut, dan dari dalam perut bumi. Kekayaan alam yang bersumber dari darat misalanya hasil hutan. Sedangkan kekayaan alam yang bersumber dari laut misalnya ikan, rumput laut, dan mutiara. Sementara, kekayaan alam yang bersumber dari dalam perut bumi misalnya minyak, batu bara, emas, timah, nikel dan sebagainya.

Ide pokok paragraf di atas terletak pada kalimat pertama karena kalimat pertama merupakan kalimat utama. Dengan demikian, ide pokok paragraf di atas yaitu Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat melimpah atau Kekayaan alam Indonesia sangat melimpah

2. Paragraf yang tidak memiliki kalimat utama
Cara menentukan ide pokok pada paragraf yang tidak memiliki kalimat utama yaitu dengan menyimpulkan isi paragraf tersebut.
Contoh
Banjir melanda daerah Sumatra Selatan dengan ketinggian satu meter. Banjir juga melanda wilayah Tangerang, Banten dengan ketinggian yang sama, satu meter. Seolah tak mau kalah, ibu kota, Jakarta, pun dilanda banjir dengan ketinggian mencapai satu setengah meter.

Ide pokok paragraf diatas adalah Banjir melanda wilayah Sumatra Selatan, Tangerang, dan Jakarta.



 - - - - - - - - - Latihan: - - - - - - - - - 
1. Pengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII) memperkirakan sebanyak 400 ribu pengunjung hadir menjelang Tahun Baru 2009. Perkiraan ini dirasa tidak berlebihan mengingat membludaknya pengunjung pada tahun lalu. Sebagai daya tarik pengunjung, pengelola menyiapkan berbagai acara hiburan dengan tema “Pesta Rakyat”, di antaranya pesta kembang api.
Gagasan utama paragraf tersebut adalah …
A. pesta kembang api di TMII
B. membludaknya pengunjung TMII
C. perkiraan jumlah pengunjung TMII
D. daya tarik pengelola TMII

KUNCI JAWABAN: C
PEMBAHASAN :
Gagasan utama atau gagasan pokok merupakan pernyataan umum yang terdapat pada kalimat utama.Kalimat tersebut bersifat umum dengan ditandai kata yang merujuknya. Biasanya terdapat pada awal atau akhir pargraf
Kata kunci: pangelola TMII memperkirakan sebanyak 400 ribu pengunjung hadir …. (perkiraan jumlah pengunjung). Kata yang merujuknya: .. perkiraan ini (kalimat kedua); …. pengelola …. (kalimat ketiga)

2. Di bangunan Taman Kupu kita dapat menikmati panorama kupu-kupu. Bangunan ini terletak di samping gedung Museum Serangga. Di sini pengunjung dapat melihat secara langsung berbagai jenis kupu-kupu. Bahkan, di sini juga ada penangkaran, tempat berlangsungnya metamorfosis kupu-kupu.
Gagasan utama paragraf tersebut adalah .…
A.panorama kupu-kupu
B.bangunan Taman Kupu
C.berbagai jenis kupu-kupu
D.tempat metamorfosis kupu-kupu

KUNCI JAWABAN : B
PEMBAHASAN :
Gagasan utama atau gagasan pokok merupakan pernyataan umum yang terdapat pada kalimat utama. Kalimat tersebut bersifat umum dengan ditandai kata yang merujuknya.
Kata kunci: Di bangunan Taman Kupu kita dapat menikmati panorama kupu-kupu. (bangunan Taman Kupu ). Kata yang merujuknya: Bangunan ini …. (kalimat kedua); Di sini …. (kalimat ketiga); Bahkan, di sini …. (kalimat keempat)

3. Setiap orang, baik muda ataupun tua, tertarik pada kegiatan-kegiatan yang menarik. Umumnya, kegiatan menarik merupakan kegiatan yang menggembirakan, menyenangkan, dan mengasyikkan. Kegiatan menarik dapat berupa permainan, setengah permainan, setengah pekerjaan, atau sepenuhnya pekerjaan, misalnya bermain sepak bola, bermain, sandiwara, memelihara burung perkutut, dan beternak ayam petelur.
Gagasan utama paragraf di atas adalah . . . .
a.Setiap orang tertarik pada kegiatan-kegiatan yang menarik.
b.Kegiatan menarik merupakan kegiatan yang menggembirakan.
c.Kegiatan menarik merupakan kegiatan yang mengasyikkan.
d.Kegiatan menarik dapat berupa permainan, setengah permainan, setengah pekerjaan, atau sepenuhnya pekerjaan.

4. Pengelola restoran Tanjung Puri, Suriansyah, mengatakan, sepinya pengunjung ke obyek wisata itu disebabkan lokasinya yang cukup jauh dari kota Tanjung. Akibatnya warga Tanjung malas ke sana kalau hanya sekadar makan atau jalan-jalan. Di satu sisi memang daya tarik yang ditawarkan juga hanya pemandangan hutan dan danau, tidak ada fasilitas lainnya.
Gagasan pokok paragraf di atas adalah . . . .
a. Pengelola Tanjung Puri adalah Suriansyah
b. Sebab-sebab mengapa Tanjung Puri sepi pengunjung
c. Lokasi Tanjung Puri jauh dari kota
d. Tanjung Puri hanya menawarkan fasilitas pemandangan hutan dan danau

5. Kereta Api Kahuripan dari Bandung ke Kediri anjlok di Desa Kaligunting Saradan, Madiun, Jawa Timur. Kecelakaan diduga disebabkan terlepasnya engsel dan as kereta sehingga roda kereta keluar jalur. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Mungkin karena kereta hanya diisi sekitar 50 penumpang. Saat ditemui di lokasi kejadian, Kepala Humas PT. Kereta Api Daerah Operasi VII Madiun Wahyu Kartono menuturkan, penyebab pasti kecelakaan ada beberapa kemungkinan, antara lain faktor sarana kereta, prasarana rel, dan faktor teknis lainnya.
Ide pokok paragraf di atas adalah . . . .
a. Masyarakat harus hati-hati jika menggunakan jasa kereta api
b. Faktor kesalahan manusia juga harus diselidiki
c. Anjloknya KA Kahuripan di Desa Kaligunting Saradan.
d. Sebaiknya pemerintah menyelidiki penyebab pasti kecelakaa

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar